Showing posts with label Family Project. Show all posts
Showing posts with label Family Project. Show all posts

Thursday, January 18, 2018

Family Project #10

Terjadinya peristiwa ambruknya lantai gedung beberapa hari yang lalu di gedung BEI, rupanya menarik perhatian mas Senna. Beberapa kali minta lihat video cctv di WAG tentunya selalu didampingi inda. Mas Senna terlihat berempati pada peristiwa yang terjadi, bukan hanya peristiwa kemarin saja, melainkan peristiwa lainnya juga, seperti kebakaran, kebanjiran, kecelakaan.

Momen tersebut biasanya kami gunakan untuk memberinya gambaran betapa pentingnya untuk selalu berdo'a memohon perlindungan kepada Alloh SWT. Apapun yang kita perbuat, kemanapun hendak bepergian selalu diawali dengan do'a. Dan pengamalannya diawal memang harus selalu diingatkan, dengan harapan seiring dengan berjalannya waktu akan menjadi sebuah kebiasaan baik.

Membangun kecerdasan spiritualnya yang secara tidak langsung akan berkaitan pula dengan kecerdasan emosionalnya. Ya, harapannya, dengan selalu mengingat Alloh, maka ia akan selalu berusaha berfikir, berucap dan berbuat baik, dan emosionalnya bisa terkendalikan dengan baik pula.

Saturday, January 13, 2018

Family Project #9 Olahraga

Family Project hari ini bertepatan dengan hari Sabtu, mas Senna libur sekolah. Kami bertiga, inda, mas Senna dan Ayyash bangun lebih awal. Kemudian bersiap-siap jalan pagi. Ayyash naik stroller, inda yang mendorongnya dan mas Senna naik sepeda. Berkeliling kampung sambil mencari sarapan, bubur sehat untuk Ayyash, kupat sayur untuk yangkung, dan bubur sumsum untuk yangti. Mas Senna hanya minta dibelikan risol kesukaannya. Di sepanjang jalan tentu saja kami manfaatkan untuk ngobrol hangat. Ya, obrolan hangat yang inda sisipkan dengan motivasi untuk berolahraga, hal yang baik untuk kesehatan, termasuk juga untuk kecerdasan.

Saat bersepeda inda amati mas Senna belajar untuk mengendalikan emosi dan egonya. Karena mas Senna naik sepeda, tentunya mas Senna bisa melaju lebih cepat dan meninggalkan inda dan Ayyash di belakang apalagi kondisi jalannya menanjak. Tapi mas Senna dengan setia menunggu inda dan Ayyash. Ah terima kasih ya mas, inda hanya cerewetin untuk berhati-hati karena di jalanan banyak mobil dan motor.

Sampai di rumah langsung siap-siap untuk mengikuti senam pagi di lapangan dekat rumah. Iyess, family project kami hari ini adalah olahraga, yang sudah beberapa waktu ini terlupakan. Dan anak-anak senang karena pagi ini mereka bisa bermain di luar rumah. Bisa lihat bebek atau bermain bersama teman. Selesai berolahraga badan lelah tp bisa menghirup udara pagi yg lebih segar. Semoga family project olahraga ini bisa berjalan rutin setiap minggunya.

Family Project #8 Makan Bersama

Belakangan ini Ayyash lagi susah makannya. Kalau disuapin mulutnya dikunci rapat atau bahkan melengos, buang muka. Tapi kalau lihat masnya makan, minta makan juga, meskipun hanya nasi saja. Alhasil family project kali ini adalah makan bersama-sama. Tidak mau disuapi, maunya makan sendiri. Tapi ya gitu,  tiga suapan pertama mungkin berhasil masuk mulutnya. Nah suapan yang berikutnya, dilempar ke sana sini, semaunya dia.

Tak apa lah ya, mungkin lagi mau belajar nyuap makanan sendiri, belajar keseimbangan membawa sendok beserta makanannya untuk berhasil dimasukkan ke mulutnya tanpa tumpah, belajar mengeksplorasi makanannya dan sejauh mana makanannya terlempar hehehe.. Dan juga belajar menyuapi inda :)

Thursday, January 11, 2018

Family Project #7 Berstrategi

Di family project ini inda masih berfokus pada menciptakan mood yg baik dan membangun semangat mas Senna supaya menjalani kegiatan bermain dan belajar dengan senang saat di sekolah maupun di rumah.

Oleh karena itu, inda selalu berusaha memanfaatkan We Time di atas motor saat mengantar mas Senna ke sekolah. Seperti pagi ini inda akan hadir rapat tim KC kepanitiaan milad IIP di perpusnas.

Sudah sejak kemarin inda sedang melatih meninggalkan mas senna di sekolah setelah masuk kelas. Jadi inda pun berencana setelah mengantar sekolah, inda langsung berangkat menuju perpusnas. Yang menjadi fokus info adalah inda tidak bisa menjemput mas Senna saat pulang sekolah. Akan tetapi inda memberitahukan bahwa yangkung yang akan menjemputnya. Kemarin sudah dijawab mau. Tapi tadi saat mengantarnya ke kelas, dijawabnya mau dijemput inda. Fiuuuuuuh, tarik nafas panjang. Sungguh dilema antara mengutarakan yg sebenarnya atau sedikit berstrategi supaya moodnya tetap terjaga, tanpa melukai perasaannya.

Alhasil inda menjawab iya, tapi tetap menegaskan bahwa bila inda berhalangan, maka yangkung yang akan jemput Mas Senna.

Sesampainya inda di rumah disambut dengan senyum tawa bahagia mereka, seraya menceritakan kalau Senna tadi tidak menangis. Indapun langsung meminta maaf karena inda tidak menginformasikan yang sebenarnya bahwa inda akan pergi rapat, dan menjelaskan alasannya supaya mas Senna tidak marah sama inda karena ditinggal inda pergi. Dan meminta mas Senna kalau inda akan pergi rapat lagi Mas Senna akan pintar seperti hari ini :)

Mungkin yg inda lakukan pagi tadi kurang tepat, mungkin ada cara lain yg lebih baik dr strategi yg inda pilih. Semoga inda bisa menemukan cara yg jauh lebih baik. Seiring dengan berjalannya waktu, mengasah kecerdasan emosional diri sendiri dan juga kecerdasan menghadapi tantangan dengan terus belajar di universitas kehidupan. Semangaaaat, semoga Alloh SWT selalu meridhoi perbuatan kita.

Aamiin.

Wednesday, January 10, 2018

Family Project #6 Awali dan Akhiri Dengan Do'a

Pagi ini, inda menikmati We Time berdua mas Senna di atas motor saat mengantarkan Mas Senna ke sekolah. Ya kami berbicara, family project kali ini dimulai dengan menyiapkan mood mas Senna supaya hari ini semangat belajar dan bermain. Pun tak lupa mengingatkan untuk menyayangi adiknya, karena inda pun sangat menyayangi mas Senna dan juga Ayyash, anak-anak inda yg shaleh. Oleh karena itu inda meminta ijin supaya inda bisa pulang dulu ke rumah untuk menemani ayyash bermain sambil menunggu dan menjemput mas Senna pulang sekolah. Alhamdulillah mas Senna mengijinkan inda untuk pulang setelah mas Senna masuk kelas.

Saat pulang sekolah pun, mas Senna mengajak main Ayyash. Dan sore hari saat Ayyash ingin main keluar rumah, mas Senna menemani Ayyash bermain mobil-mobilan, Ayyash yang naik, mas Senna yang mendorongnya. Terlihat di wajah keduanya tertawa senang dan bahagia bermain bersama.

Alhamdulillah, sampai menjelang tidur malam pun, keduanya masih asyik bermain dan bersenda gurau. Mas nya mengajarkan adiknya membaca do'a harian, yang diikuti adiknya dengan bahasanya sendiri. Pembiasaan membaca do'a harian ini semoga kelak akan selalu kalian amalkan, memulai dan mengakhiri perbuatan dengan do'a.

Tuesday, January 9, 2018

Family Project #5 Menyiapkan Mood

Mulai senin kemarin, mas Senna sudah mulai kembali masuk sekolah setelah liburan. Dan mulai semester baru ini metode belajar yang digunakan di sekolah menggunakan metode moving class dimana akan ada sentra-sentra per bidang materi. Efek dr metode ini adalah jam di sekolah menjadi lebih panjang. Yaitu mulai 07.30 hingga 11.30.

Hari ini hari kedua masuk sekolah, Mas Senna rupanya merasa nggak nyaman. Sudah datang terlambat, lalu bolak balik keluar masuk, dengan alasan haus mau minum minuman inda. Beberapa kali begitu. Ujian kesabaran inda di kala badan sedang nggak karuan mulai memancing emosi inda. Rasanya gregetan ingin marah dan sempat nyubit, dan menyesal.

Sepulang sekolah, dalam perjalanan pulang inda pun meminta maaf karena sudah marah dan mencubitnya. Namun inda juga mencoba menjelaskan mengapa inda melalukan hal itu,dan mencoba mencari tau mengapa Mas Senna juga bersikap seperti tadi pagi.

Perjalanan pulang maupun berangkat adalah waktu dimana kami bisa ngobrol banyak hal di atas motor berdua. Inda pun merasa pagi tadi dalam perjalanan ke sekolah mood inda yg berantakan turut menjadi penyebab dalam mood mas senna pagi itu di sekolah. Ya lagi-lagi masih banyak PR untuk kecerdasan emosional inda pribadi. Karena untuk melatih kecerdasan emosional anak, perlu contoh keteladanan dari orangtua juga. Semoga perjalanan sekolah besok pagi dan seterusnya bisa inda manfaatkan dengan lebih baik lagi sehingga bisa menjadi Family Project yang menyenangkan bagi mas Senna juga.

Monday, January 8, 2018

Family Project #4 Mengambil Hikmah

Pengalaman adalah Proses Pembelajaran

Cerita kemarin sore.

Dalam perjalanan pulang dari silaturahmi keluarga di Depok, tetiba Ayyash teriak histeris.
Inda menyadari ada yang berbeda dari suara tangisannya, pun juga dari gerakan tubuhnya.

Matanya melotot mengarah ke satu arah di belakang mobil. Menangis teriak, teriakan yang berbeda dari kerewelan biasanya, pun saat rewel karena ngantuk yang teramat sangat, suara teriakannya berbeda. Matanya tidak mengeluarkan air mata, seolah seperti ketakutan.

Inda usap-usap dahinya sambil mendekapnya kencang tak hentinya beristighfar, mas Senna tanpa diminta pun spontan memutarkan murottal surat pendek dari hp inda. Gentong susu inda pun ditolaknya. Saat mengubah posisi pangkuan, tangan kanannya mengepal kuat, kakinya diluruskan, kaku. MasyaaAlloh, berusaha tetap tenang, meski banyak pertanyaan di kepala, ada apa ini. Beberapa kali berulang teriak histeris, tapi matanya kali ini tetap dipejamkan.

Turun dari mobil, merembet ke mas Senna yang tetiba lunglai tak bisa berdiri, hingga terpaksa digendong. Dan saat menggendong pun inda tak kuasa  berdiri, ndlosor, lemas.

Di balik kejadian kemarin sore, yang cukup menguras energi, sampai pada tepar semuanya, hikmahnya kudu banyak2 do'a semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Alloh SWT dan dijauhkan dari segala godaan syaitan.

Awali dan akhiri segala perbuatan dengan do'a,

Dimulakan dengan Bismillah, diakhiri dengan Alhamdulillah.

#PengalamanAdalahPembelajaran
#AmbilHikmahnya

Dari pengalaman kemarin, malam ini inda membacakan buku dan mengingatkan kepada anak-anak untuk senantiasa mengingat Alloh.

Ya karena tiada daya dan upaya selain dengan ijin Alloh. Dan semua yang terjadi pun adalah karena ijin Alloh. Oleh karena itu, menjadi rutinitas dalam keluarga kami untuk membiasakan berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu. Tentunya pengamalannya adalah dimulai dengan menjadi contoh bagi anak-anak, dengan do'a harian.


#tantangan_hari_ke4
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Sunday, January 7, 2018

Family Project #3 Menjaga Kebersihan

Family project hari ini kejadiannya spontan. Saat si mas mau mandi pagi, melihat bak kamar mandi kosong dan agak kotor, alhasil mas Senna bilang mau membersihkan bak mandi dan meminta tolong diambilkan spon untuk menggosok bak mandi.

Setelah inda tinggal sebentar, ternyata bukan hanya bak kamar mandi saja yang dibersihkan tetapi juga dinding dan pintu kamar mandi.

Katanya ini sudah lama tidak dibersihkan. Sekarang sudah bersih kan nda.

Saturday, January 6, 2018

Family Project #2 Saling Menyayangi

Agenda inda pagi ini untuk buat SIM kolektif batal, dan kebetulan hari ini ada rapat offline perdana panitia Milad IIP Jakarta. Setelah menimbang-nimbang akhirnya inda memutuskan untuk hadir rapat mewakili KC yang kebetulan pada hari ini sebagian besar berhalangan hadir.

Setengah harian ini sambil menyiapkan materi yang akan dibawa rapat, sambil membersamai anak-anak, inda pun memeberitahukan pada Mas Senna bahwa siang ini inda akan pergi rapat hingga sore. Tak lupa inda mengingatkan Mas Senna untuk menjaga dan mengajak main Ayyash selama inda pergi, karena kebetulan siang itu Yangti juga ada pengajian, jadi Mas dan Ayyash di rumah dengan yangkung atau ke rumah uti dengan tante.

Inda juga mengingatkan kembali hadist kasih sayang yang sudah Mas Senna kuasai, bahwa adik kakak harus saling menyayangi, tanpa syarat.

Friday, January 5, 2018

Family Project #1 Cemilan Kesukaan

Di awal Januari 2018 ini, kelas Bunda Sayang mulai memasuki materi ke-3, yaitu mengenai "Pentingnya Meningkatkan Kecerdasan Anak Demi Kebahagiaan Hidup".

Yess ini bagian pentingnya. Dengan mengajarkan anak-anak bermacam kecerdasan (kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan kecerdasan menghadapi tantangan) akan mengantarkan mereka menjalani kehidupan yang sukses dan bahagia. 💗💗

Dan di tantangan 10 harinya kami diminta membuat Family Project untuk mengamati dan melatih kecerdasan.

Berhubung efek masih liburan jadilah semangatnya belum full, masih suasana leyeh-leyeh. Eits tapi begitu tantangan di umumkan, hayoooo banguuuuun, banguuuuun ✊✊