Tuesday, May 22, 2018

Semua Anak Adalah Bintang #5 Buku Baru

Hari ini sepulang mas Senna dari sekolah, kami berencana untuk mewarnai gambar masjid. Sejak dari sekolah dalam perjalanan pulang, inda dan mas Senna sudah membicarakan hal ini. Jadi rencananya sampai di rumah, setelah istirahat dan berganti pakaian, inda akan menyiapkan lembar kerja mewarnai. Akan tetapi rupanya mas Senna tak kunjung berganti pakaian, sibuk mondar mandir ke depan rumah, masuk ke dalam begitu seterusnya karena rupanya fokusnya mulai ke buka puasa. Hehehe iya Mas Senna memang masih dalam tahap belajar puasa setengah hari.

Rencana mewarnai pun akhirnya gagal karena mas Senna memilih menonton tv dan bermain bersama temannya di luar rumah.

Sore hari sepulang ngaji dan sambil menunggu maghrib, Ayyash dan mas Senna tampak sedang bereksplorasi dengan epen dr buku yg baru saja kami miliki (ahiiiiy buku baru nih yeee). Akhirnya mas Senna mengambil salah satu buku, dan kemudian inda pun diminta untuk membacakan. Keduanya pun antusias mendengarkan cerita inda. Sambil sesekali mengomentari gambar-gambar di buku tersebut. Semua gambar tak luput dari pandangan Ayyash, semua ditunjuk dan disebutkan.

Ok, PR kita masih banyak buku yg akan kita baca bersama ya nak. Happy reading :)

#KeNa_Bunsay3Jakarta
#day5
#semuaanakadalahbintang
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Monday, May 21, 2018

Semua Anak Adalah Bintang #4

Hari ini inda mengantarkan Mas Senna ke sekolah, sambil menunggu di masjid. Mas Senna sempat mendatangi inda sambil mengeluh didorong temannya. Tak berapa lama, terjadi insiden di sekolah, ada salah satu temannya jatuh dan kepalanya terbentur lantai masjid. Momen ini inda gunakan untuk mengingatkan Mas Senna tentang bermain yang aman bersama teman. Saat itu mas Senna bisa memahami apa yang inda katakan. Dan semoga bisa selalu diingat olehnya, dan bisa menggerakkannya untuk mengingatkan teman-temannya.

Berhubung hari ini mas Senna melanjutkan belajar puasanya, maka hari ini sengaja kita berkegiatan agak padat. Mulai dari menghubungkan garis, mewarnai, menggambar, bermain kartu ekspresi, bermain musik-musikan, bermain gangsing, mengisi kegiatan buku Ramadhan bersama Hamzah dan Syifa, dan berangkat belajar mengaji. Dan dari kegiatan tersebut mas Senna tampak berbinar-binar saat bermain kartu ekspresi dan menggambarkan kereta api untuk Ayyash.

Bermain kartu ekspresi memang sedang digemarinya. Hampir setiap hari minta bermain kartu ekspresi meskipun hanya berdua inda. Padahal akan lebih seru bila dimainkan lebih dari 3 orang. Dari bermain kartu ekspresi mas Senna belajar untuk terbuka, berani untuk berekspresi, dan menguji daya ingatnya juga. Ayyash pun tak mau ketinggalan, beberapa kali Ayyash mencoba mengikuti ekspresi yang ada di kartu sambil tertawa riang. Ah yaaa bermain kartu ini memang selalu seru.

Menggambar pun salah satu kesukaan mas Senna. Ia bebas berimajinasi, menuangkan imajinasinya lewat gambarnya. Ketika siang tadi ia menggambarkan kereta api untuk Ayyash, sambil menggambar, sambil mulutnya bercerita, menceritakan pada sang adik, apa yg digambarnya. Dan adiknya pun serius melihat dan mendengarkan mas Senna. Aiiih pemandangan seperti ini nyeees banget di hati inda :)

Bermain gitar ala Ayyash pun tak kalah seru. Ayyash suka sekali bernyanyi, ia cepat menirukan lagu ataupun irama yg ia dengar. Seperti yg terjadi sore hari saat inda mengajaknya berkeliling naik motor alias "ngabuburit", kami melihat rombangan pengamen yg membawa soundsistem menggunakan gerobak dorong. Saat melihatnya dari jauh, Ayyash sudah heboh menunjuk dan menyebutkan "ndaaa aammeeeeen, aaaameeeennn". Ya yg ia maksud adalah pengamen. Lalu tanpa diminta ia pun memperagakan gaya penyanyi, bersenandung ala Ayyash sambil mengangguk-anggukkan kepala mengikuti alunan irama musik. Aaah yaaa nak, darah seni (musikalitas) mu sudah terlihat.

Dari banyaknya kegiatan hari ini, menyadarkan inda betapa banyak hal baik dalam diri kalian, yg mungkin selama ini luput dr pandangan inda. Dan ini akan selalu menjadi prioritas inda ke depannya. Karena membuat gunung itu dimulai dari memperkaya beragam kegiatan, beragam pengetahuan/ wawasan dan juga gagasan. Semoga kelak ini bisa membantu kalian menemukan peran spesifik, dan semakin membuat sinar bintang kalian semakin terang.

Inda sayaaaang mas Senna dan Ayyash :)

#KeNa_Bunsay3Jakarta
#day4
#semuaanakadalahbintang
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Sunday, May 20, 2018

Semua Anak Adalah Bintang #3 - Ayyash Yang Ramai

Hari ini sejak pagi kami sekeluarga pergi berbelanja ke sebuah pusat grosiran. Sejak belum berangkat, anak-anak sudah antusias ketika diberitahu akan belanja. Dan semangat untuk pergi naik motor.

Di sepanjang perjalanan Ayyash selalu antusias menyebut dan menunjukkan apa yg ia lihat di jalan. Mulai dari motor, bus, truk, ekskavator, crane, dan akan dengan hebohnya memberitahu ke ayah apa yg ia lihat. Ya Ayyash begitu ramai. Hmm kira-kira bakat apa ini ya, ia begitu teliti menunjukkan dan menyebutkan semua yang ia lihat, jadi tidak sampai tertidur di perjalanan.

Selama di tempat grosiran pun sibuk menunjuk dan menyebutkan semua yang ia lihat. Sampai akhirnya mulai lelah dan tertidur di gendongan.

Sepulangnya dari belanja masih minta bermain kereta api dan juga balok susun bersama Mas Senna. Dan akan selalu ramai berceloteh. Inda harus menggali terus hal-hal positif yang ada pada diri kalian nak.

Karena untuk membuat gunung,  kita sebagai orangtua harus sering melakukan “discovering ability” agar anak menemukan dirinya, yaitu dengan cara mengajak anak kaya akan wawasan, kaya akan gagasan, dan kaya akan aktivitas. Sehingga kelak anak akan menemukan misi spesifiknya.

Baiklah waktunya istirahat, bersiap untuk  kegiatan esok.

#KeNa_Bunsay3Jakarta
#day3
#semuaanakadalahbintang
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Saturday, May 19, 2018

Semua Anak Adalah Bintang #2 - Balon Udara

Di hari kedua tantangan ini observasi inda sambil berkarya dengan Mas Senna. Jadi ceritanya Selasa lalu mas Senna bersama teman-temannya sepakat mau berkreasi setiap selasa dan jum'at. Nah jum'at kemarin kebetulan Mas Senna masih kurang sehat. Tapi sejak sore kemarin sudah ribut meminta bebikinan lagi di hari sabtu.

Bebikinan apa kita hari ini?

Semula inda menyiapkan membuat celengan tabungan Ramadhan dari botol air mineral bekas. Tapi sewaktu inda menyebutkan pilihan lain berupa hiasan balon udara, mas Senna pun menyambutnya dengan antusias. Dan bergegas mengumpulkan teman-temannya untuk bebikinan bersama.

Dimulai dr mencetak pola dalam bentuk hitam putih, mewarnai, menggunting, mengoleskan lem, dan menempel semua dilakukan dengan antusias. Apalagi Mas Senna bisa membuatnya lebih cepat dibanding teman-temannya. Tapi rupanya ia hanya bisa duduk tenang setelah jadi 1 buah balon udara. Kemudian mulai bosan dan meninggalkan untuk membuat baling-baling kertas bersama yangkung. Sementara kedua temannya masih melanjutkan membuat 2 buah balon udara.

Seringkali mas Senna senang diajak bebikinan seperti ini. Hanya saja rentang fokusnya masih terhitung singkat dan inda terkadang yg belum menyiapkan waktu yg pas. Semoga dengan rencana kegiatan kali ini dalam rangka meninggikan gunung, kita bisa lebih sering bebikinan dengan senang hati ya mas dan perlahan memanjangkan rentang fokus mas Senna.

#KeNa_Bunsay3Jakarta
#day2
#semuaanakadalahbintang
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Friday, May 18, 2018

Semua Anak Adalah Bintang #1 - Belajar Empati

Semua Anak Adalah Bintang

Untuk game level 7 hari pertama ini, inda memperhatikan dan mengamati baik Mas Senna (5 thn 9bulan) maupun Ayyash (1 thn 9 bulan).

Mas Senna di hari kedua Ramadhan ini tidak berpuasa setelah di hari pertama kemarin berlatih puasa, kemudian mengeluh perutnya sakit karena sempat ada insiden kemarin, dan semalaman tidur gelisah, sempat menggigil bahkan suhu tubuhnya sempat beberapa kali naik.

Dengan kondisi Mas Senna yang sedang kurang sehat, akhirnya inda putuskan fokus untuk menuliskan hasil pengamatan pada Ayyash saja.

Di usianya yg belum genap 2 tahun ini, Ayyash bila diajak bicara ia mau menanggapinya. Dan termasuk anak yang memiliki empati. Seperti yang terjadi siang tadi. Saat Mas Senna mual lalu muntah tanpa sempat menuju kamar mandi, yang terjadi berikutnya adalah Mas Senna muntah di lantai. Kemudian Ayyash pun berlari mengambilkan tisue untuk membersihkan muntahan di mulut Mas Senna dan juga lantai. Kemudian saat Mas Senna minta minum, Ayyash pun bergegas mengambilkan cangkir Mas Senna. Dan setelah diminum Mas Senna, Ayyash pun ikutan meminumnya.

Begitu pula dengan yang terjadi malam ini. Saat mas Senna menyudahi makannya yg hanya beberapa suap saja, lalu rewel meminta minum, dengan bergegasnya ia minta minum juga. Semula inda mengira Ayyash ikut-ikutan mas nya minta minum, inda pun mengambilkan 2 cangkir. Rupanya cangkir yg Ayyash pegang, diberikan ke Mas Senna.

Aah nyeeess banget liatnya. Alhamdulillah Ya Alloh.

Masih menjadi PR bagi inda untuk menstimulasi supaya hal positif ini tetap terjaga pada diri Ayyash dan Senna. I love you nak.

#KeNa_Bunsay3Jakarta
#day1
#semuaanakadalahbintang
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional